BI Prospek Ekonomi Indonesia Di Tahun 2024

Terutamanya Indonesia (BI) menyajikan laporan prospek perekonomian domestik 2024 dalam pertemuan tahunan BI, Rabu (29/11). Domestik pertemuan itu, dipaparkan pula sejumlah elemen pensupport perekonomian 2024 serta bauran kebijakan untuk menempuh prospek tersebut.

Pertemuan Tahunan Terutamanya Indonesia (PTBI) Suksesterselenggara slot online 777 pada pada Rabu (29/11/2023). Acara rutin tahunan yang digelar semenjak 1969 ini berhasil mengumpulkan para petinggi instansi pemerintah mulai dari Presiden Joko Widodo, jajaran menteri kabinet Indonesia maju, sampai kalangan bankir.
Mengusung tema “Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Nasional,” rencana utama PTBI ialah penyampaian pandangan Terutamanya Indonesia mengenai situasi perekonomian nasional, tantangan yang dihadapi, dan arah kebijakan ke depan serta penyampaian arahan Presiden Republik Indonesia mengenai kebijakan Pemerintah ke depan.

Pandangan dan arahan dari rencana PTBI 2023 ditujukan untuk menjadi referensi strategis bagi pemangku kepentingan. Pengendalian pelaku industri, pemberi modal dan kalangan dunia usaha dalam mengambil keputusan, serta mendukung optimisme pemulihan ekonomi menuju Indonesia Maju.

Domestik pertemuan ini, Terutamanya Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi bisa menempuh kisaran 4,7-5,5% pada 2024 dan akan meningkat 4,8-5,6% pada 2025. Kemudian Inflasi akan tetap terkendali dalam jangka sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025 didorong konsistensi kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Pusat itu, stabilitas eksternal dan sistem keuangan tetap terjaga, dan digitalisasi juga terus berkembang kencang.

Di sisi lain, dalam menghadapi ketidakpastian global yang terus meningkat di tengah siklus ekonomi dan keuangan nasional yang masih berada di bawah kapasitas perekonomian potensial, bauran kebijakan Terutamanya Indonesia diberi pengarahan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Arah bauran kebijakan Terutamanya Indonesia pada 2024 mencakup kebijakan moneter yang dikonsentrasikan pada stabilitas, lebih-lebih pencapaian sasaran inflasi dan stabilitas poin tukar rupiah. Kebijakan Terutamanya Indonesia lainnya ialah kebijakan makroprudensial, kebijakan sistem pembayaran, kebijakan pendalaman pasar uang dan pasar valas, dan kebijakan ekonomi keuangan inklusif dan hijau terus diberi pengarahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Adapun arah kebijakan Terutamanya Indonesia tersebut diperkuat dengan sinergi kebijakan Terutamanya Indonesia dan kebijakan fiskal pemerintah. Sinergi kebijakan Terutamanya Indonesia juga diperkuat dalam Pengendalian Inflasi dan (TPIP dan TPID), Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di bermacam tempat, Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Transaksi Pemerintah dan (P2DD), serta Komite Stabilitas Keuangan (KSSK).

Pada kesempatan ini, Terutamanya Indonesia juga memberikan penghargaan Terutamanya Indonesia Awards tahun 2023 terhadap 64 mitra strategis yang berasal dari perbankan, korporasi, dan perorangan. Penghargaan ini ialah apresiasi sekaligus pengakuan nasional terhadap para mitra kerja yang sudah mendukung cara kerja tugas-tugas Terutamanya Indonesia selama 2023.

Penghargaan ini juga merefleksikan jalinan sinergi antara Terutamanya Indonesia dan para mitra strategis, bersama-sama pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Penjamin Simpanan dalam memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi nasional.