Aksesori dengan Unsur Budaya Lokal Bakal Populer di Tahun 2024

aksesosris

Aksesori bisa jadi item fesyen yang membuat tampilan berubah lebih stylish di dalam sekejap. Tak heran terkecuali tren aksesori tiap-tiap tahunnya terus berubah dan banyak dinantikan oleh para pengagum mode yang kerap bermain slot terpercaya server thailand. Di th. 2024 ini, maestro aksesori asal Indonesia, Rinaldy Yunardi memprediksi beberapa type aksesori yang bakal booming. Salah satunya, aksesori bersama nuansa budaya lokal.

“Tidak seperti 20 th. lantas yang mana aksesori memandang tren berasal dari budaya luar, kali ini banyak desainer yang menciptakan karya sendiri bersama unsur budaya,” ujar Rinaldy.

Desainer yang karyanya sempat dikenakan Lady Gaga itu menjadi amat disayangkan kalau keanekaragaman budaya Indonesia tidak jadi “bintangnya”. Aksesori berunsur budaya lokal pun dinilai miliki energi tarik tersendiri khususnya terkecuali ditampilkan di dalam faktor look, desain, hingga latar atau cerita budaya yang disuguhkan.

Di samping itu, unsur-unsur budaya itu pun disebutkan lebih banyak disematkan pada teknik pembuatannya, contohnya teknik filigree. Seni pembuatan aksesori atau perhiasan ini telah ada sejak lama di Tanah Air.

Prosesnya melibatkan penggunaan logam tidak tebal atau kawat halus yang tiap-tiap partisinya dianyam, dipelintir, dibentuk, dan disatukan melalui sistem pemanasan hingga finishing, sehingga jadi sebuah wujud aksesori yang diinginkan.

Desainer aksesori kenamaan seperti Rinaldy Yunardi pun telah mengadaptasi teknik ini pada beberapa karyanya. Kemudian ada pula teknik budaya lokal pembuatan aksesori yang masih bertahan seperti dodogan.

Teknik ini melibatkan serangkaian sistem bersama teknik menyatukan, merajut hingga membuat simpul tertentu berasal dari material aksesori yang telah disiapkan. Dodogan termasuk seringkali mencerminkan keindahan dan nilai-nilai yang kaya bakal tradisi.

“Meski ada unsur budaya, tapi tugas seorang desainer adalah bagaimana sehingga aksesori itu nampak menarik dan bisa termasuk dipadukan bersama unsur-unsur modern,”

“Seperti saat aku hendak membuat aksesori berupa kalung, cincin, anting, aku bakal memandang budaya berasal dari daerah mana yang mendambakan diangkat, lantas teknik seperti apa yang bakal dituangkan di dalam prosesnya,” ujar Rinaldy.